CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Friday, December 4, 2009

Di balik kisah seorang "ayah


Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.



Lalu bagaimana dengan Papa?



Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?



Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?



Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......



Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.



Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?



Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.



Ketika kamu sudah beranjak remaja....



Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..



Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?



Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?



Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"



Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa



Ketika kamu menjadi gadis dewasa....



Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.



Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.



Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?



Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"



Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.



Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....

Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."



Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..


sumber:kaskus

Friday, November 20, 2009

ak g akan menangisi semua ini

Kalau ternyata adikmu membenci dirimu?
mengata-ngatai kamu di belakangmu..?
menceritakan kejelekan mu di depan org lain?
mengatakan bahwa kamu bermuka spti setan?

Tapi selalu berpura-pura manis di depanmu?

Ak menangisi kesalahanku,,aku,,
aku yang ga bisa menjadi kakak yang sempurna buatmu..

Tapi apa ini yang hukuman yang harus aku terima?

Setelah semua sikap 'hanya diam'-ku menghadapi semua hinaanmu buat aku di depan org lain?

Aku emg berantakan..
Ak pemalas..
Ak ga suka beres2..

Ak suka nunda-nunda pekerjaan..

TAPI APA AKU SEBURUK ITU DI MATAMU?

SAMPAI TERNYATA JUSTRU KM ORG YANG MENJELEK-JELEKKAN AK DI DEPAN ORG LAIN?

Gaa..
ak ga akan terus menerus mengasihani diri aku..
AK TAU,,SADAR,,
kalau ak sama buruknya seperti sampah..

ITU KAN YG MAU KM DENGER?

bahwa kamu sangat teramat baiknya..
dan semua orang harus suka sama kamu,,
menganggap kamu anak kecil yang baik..
yang lugu dan polos..

APAKAH ITU KEPOLOSAN YANG AK LIHAT???
KEPOLOSAN KETIKA KAMU MENGATA-NGATAI AK DI DEPAN ORANG LAIN?

maaf..
cuman maaf yang bisa ak bilang..
terlalu sakit hati aku...
Tapi ak ga akan mengasihani diri aku..
Ak ga akan mengemis belas kasian sm siapapun.

Ak masih tetap menyayangimu..
spt apa yang dulu pernah ak janjiin sm km..

"Ak akan menjadi kakak yang baik buat kamu.."

Aku bakal putus selamanya sama KRIS,,
klau kamu pikir dia orang yang jahat buat aku..
Ga pernah bisa bahagiain aku..
ga diketahui latar belakangnya..

LAKUKAN..
LAKUKAN SEMUA YANG KM MAU.

Aku akan selalu di sni..
Menanti waktu merubah segalanya..
Semoga nanti,,g akan ada kata terlambat untuk merubah semua ini..

Saturday, October 10, 2009

and i MISS u papa..

it takes years..
from all i have known..
we're now have a big..big..issue pa..
i know i have been angry to u since last 2 weeks..

tapi..aku pengen papa tau..
i will always love u...

i juz need u to understand that i aint ur lil girl anymore..
though u might be always think that i'm still lil girl..

Pap,aku tau aku bukan orang yang bisa berkata-kata manis sama papa..
tapi..aku di sini..

walaupun kadang ak benci sama papa..
rasa sayang aku tetep ada..


mama and papa..

U are forever in my heart..

Monday, October 5, 2009

DIA kembali

aku..,
seulas senyum terukir di wajah,
ia berkata jangan..
ia berkata rindu..

langkah ku percepat;
seumpama mengejar bulan kala siang.
ia fikir ini mimpi..
ia fikir ini nyata,Tuhan mengabulkannya.

hati ini seolah diterpa kegundahan,
betapa bodohnya aku melepaskan dia..
tapi aku yakin keputusan ini terbaik..

apalagi setelah aku ditampar fakta bahwa dia tak benar-benar akan ada di sampingku lagi..
tetap akan sama seperti ini,jauh..
di pingit oleh bentangan laut yang menghadang langkah..

Tuhan,kalau memang Engkau yang mengembalikan dia..
tolong tunjukkan jalan untuk kami bersama..
Tapi,,kalau ini hanya sebuah kebetulan bodoh..
biarlah aku mati di dalamnya..

Biarkan aku mati dengan kenyataan bahwa cinta memang tak pernah ada buat aku.
Ya;
cinta kita yang mungkin hanya sebuah keterpaksaan,atau entah apa namanya..
Selamat tinggal cinta..
Aku tau kau masih di situ walaupun tak bisa kugapai dan tak juga bisa kembali..

Friday, October 2, 2009

yell.blue.pink

Monday, September 28, 2009

mein Herz ist gebrochen

hati aku sakit banget melihat semuanya hancur seperti ini..

Kenapa kamu tega ngelakuin ini semua sama aku?

aku..aku umpama sebuah karang di lautan badai.
ak masih di sana walaupun badai kian menghantam.
meskipun mentari tak pernah muncul sekalipun..
ak masih teguh berdiri di sana..
entah sampai bila..

bagai menanti bulan hingga dapat kusentuh..
entah kapan akan berakhir..
kesedihan yang merundung hatiku.
perih..

Sayank..kalau kamu mendengar keluh kesahku,,
kembalilah..
kembali bersamaku..
Karena aku begitu bodoh tanpamu..
mungkin bodoh tanpa cintamu..

seandainya mereka tau..
mereka mengerti..
dan mereka merestui..

sayangnya engga seperti itu..

Yank,mungkin ak terlalu berlebihan..
yaa..mungkin ak baru berusaha menjalani hidup ini,tanpa kamu,di sisiku..


Biar aku aja yang ngalah..
biar aku aja yang menyerah..
Biar aku yang merelakan..
cukup aku yang kesakitan..

Thursday, September 10, 2009

-Karma itu ADA-

Bilang jujur sama aku kalau memang ga ada lagi cinta di hatimu..
jangan lari...
tatap mata aku..
bilang kalau kamu ga sayang sm aku.
Jangan buat ak serba salah karena mulai ga mengenali kamu..
Jangan buat aku semakin enggan berpisah..disaat kamu perlahan-lahan melepaskan ikatan..
JANGAN JANJIin hal yang belum tentu bisa kamu tepati..
kamu ga akan pernah tau apa kamu bisa bener-bener ngelakuin itu..
jangan janji sama aku..
Tapi janji sama diri kamu sendiri..

Aku ga sanggup lagi menahan semua ini..
Smua perasaan ini..

Aku ga lagi merasa bersalah..
sekarang aku tau..
Bukannya salah kalau aku pergi sama dia..
karena kamu toh ga ingin aku lagi..
"pinggan tak retak,nasi tak dingin..kalau kau tak nak,i lagi tak ingin.."

Cepet pergi dari hidup aku..sebelum aku dendam sama kamu..
Kamu tau persis aku selalu menyimpan tiap keping rasa pahit yang dibuat orang yang bener-bener membuat aku hancur..
dan kamu akan masuk ke dalam daftar itu kalau kamu ga cepet-cepet pergi..

Cepet selesaian semua ini..
sebelum waktu berakhir dengan sendirinya..

pagi ini kuterbangun..burung di jendela berkicau..
seolah menghibur kesedihan..pelipur laraku..
tapi kau tak di sana lagi..
kau telah kembali dengan dia..

perih..perih hati ini..saat kutau kau tak lagi bersamaku
sakit..sakit rasa ingin mati..
tapi kutahu cintaku tak hanya kamu sayang

aku kembali bangun skali lagi
namun kau tak juga ada
baiklah aku sendiri kini
sebelum keembali itu smua

Saturday, August 22, 2009



Aku ga tau dimana kita berpijak sekarang..
aku ga tau apa yang terjadi...
aku gak tau dimana kita udah sampai..
aku hilang arah...
aku ga tau mana yang musti aku tuju...
kemana kita nanti?
Apa kita nanti akan selalu bersama?
apa aku salah berharap padamu..?
apa yang harus aku buat?
siapa yang harus aku tanya?
siapa yang mesti aku percaya?
kenapa semua gelap..
kenapa aku ga melihat cahaya apapun?
Tolong aku yang buta ini...
Aku ga mengerti..
kenapa kita melangkah sejauh ini..
Kalo cuma ini yang mau kamu kasih sama aku..
Kenapa kamu sakitin aku?
kenapa kamu buat aku ga kenal diriku lagi???
Aku,
kamu,
siapa?
apa?
dimana?
sampai kapan?
gimana?
Aku memeluk tubuhku yang kaku..
menggenggam jemariku..
mencoba menuntun diriku sendiri..
walau aku tak tau aku berada dimana...
Tolong tunjukkan padaku..
bahwa semua ini cuma sementara..
dan aku hanya sedang sakit lemah...
aku hanya sedang beristirahat sementara..
aku hanya sedang menantimu..
aku tertidur..
dan ini mimpi...


Kamu ga ngerti betapa aku kesakitan pada setiap nafas yg kauhembus..
Kamu ga paham apa yg aku rasain..
kamu ga ngerti???
kenapa kamu maksa aku buat selalu ngerti kamu?
kapan kamu ngerti aku?
kapan?
kapan??
kapan???
setiap hari cuman tangisan yg menemani hampa hatiku...
Kamu tau betapa bodohnya aku saat aku membatalkan janjiku dengannya karena aku merasa bersalah sama kamu?
apa kamu tau???
apa kamu bener-bener tau?
Yang kamu sebut cuman MAAF!
MAAF
MAAF
MAAF..
apakah maaf mu pernah bener berarti?
apa maafmu bener-bener kamu lakukan?
engga..
kamu ga pernah bener-bener tulus minta maaf sama aku..
kamu ga pernah bener-bener peduli sama aku..
cuma maaf yang kamu pikir bisa membuat aku bahagia...
Temen yang kamu bilang..cuman temen yang palsu..
Kamu ga pernah bener-bener sayang sama aku..
Apa yang kamu bisa buat hah?
Ga ada..
Ga ada selain kata maafmu..
Kamu ga pernah berubah..
Ga pernah..
karena kamu ga pernah berubah..
Biar aku yang berubah..
Biar aku yang menjauh..
Biar aku yang mengalah..
Selamat Tinggal...

Sunday, August 16, 2009

It's raining,wet..

and as the people rushed to the under roof,i was sitting here..
a cup of cino,silent on the table
My mind was fulfil with thought of you.
i never feel so guilty like this..
when you're at yours but i am waiting for a reason..
another person who has stolen my mind this few moment.. Life,intrigue,love
fulfil me..
It buzzed me..
it said hello..
Then i'm gone,by his side..
Sorry..seems to be the hardest word,dont u?